Buka Saja Kotak Itu Sekarang, Deddy

“Pertarungan” Roy Suryo versus Deddy Corbuzier memasuki babak baru. Kemarin (6 Juni) Deddy sudah mengaku bahwa tebakan yang ia pasang memang benar sebuah skor pertandingan Euro 2008. Ini persis tebakan Roy Suryo yang mengatakannya beberapa jam sebelumnya.

Meski mengakui kebenaran tebakan Roy, anehnya Deddy tetap saja meneruskan aksinya. Ia sudah memasangnya pada kotak yang disegel dan dijaga aparat keamanan di sebuah mall. Ia bersikukuh akan membukanya pada 30 Juni, ketika perhelatan Euro 2008 sudah usai dan siapa juaranya sudah diketahui.

Ini mengulangi aksinya pada tahun 2003, ketika ia dengan tepat menebak tajuk rencana harian Kompas. Ia membukanya juga setelah koran itu terbit dan orang kagum pada kepandaiannya menebak. Tapi tidak Roy Suryo. Ia bilang itu hanya trik sulap, mengganti isi kaset dengan yang baru sambil santai membaca koran.

Memang, apa enak dan menegangkannya meramal apa yang sudah terjadi? Meramal masa lalu bukan hal yang patut diacungi jempol. Yang dilakukan Deddy hanya menunggu sebuah peristiwa terjadi lalu ia mengatakannya seolah-olah sudah jauh-jauh hari ia tahu. Padahal sama seperti orang biasa lainnya, ia baru tahu setelah koran itu terbit, ia pun baru tahu siapa juara Euro 2008 nanti pada tanggal 30 Juni nanti, bukan sekarang ini! Namun orang terpaku pada media yang seolah-olah memuat ramalannya, yang dijaga polisi, yang digembar-gemborkan media massa, padahal isinya mungkin saja kosong!!!

Jadi kalau Deddy mau memperbaiki reputasinya, seharusnya ia berani membuka kotak itu saja sekarang juga. Sekarang! Jadi orang-orang tahu apakah ada isinya dan apakah isinya sebuah ramalan skor pertandingan Euro 2008 yang akan terjadi nanti. Lalu pemirsa bisa mengeceknya nanti sesudah kenyataannya benar-benar terjadi. Itu baru ramalan, bukan cuma permainan mengalihkan isu!
Bagaimana Om Deddy, berani?

Tinggalkan Balasan