Hujan di Bulan Juni

Juni 12, 2008

Jam 02.00 siang mau pulang, eh, hujan. Hujan, sodara, benar-benar hujan! Tanah basah, jalan basah, hatiku basah. Deras, benar-benar deras. Tapi cuma 30 menit. Abis itu panas lagi. Terang lagi.

Dan aku pun pulang. Menuju rumah. Ga pa pa telat dua jam.


Tamu Dini Hari

Juni 12, 2008

Perhitunganku meleset. Baru saja kami turun setelah masuk melalui genteng dan merusak eternit di kamar belakang tempat menyimpan barang-barang bekas, terdengar suara klakson dari halaman. Kami berpandangan.
“Seharusnya hanya ada seorang perempuan di rumah ini,” bisikku di dekat telinganya.
Kami lalu mendekam di belakang pintu kamar dan menempelkan telinga pada lantai. Logam beradu, suara mesin mobil yang halus makin mendekat, mengeluarkan suara gas terakhir sebelum berhenti. Logam-logam kembali menjerit, lalu langkah-langkah pelan, pelan, amat pelan. Telinga kami sudah terlatih di kegelapan dan keheningan.
Roni Gesit menunjukkan tiga jari kanannya. Artinya, ada dua orang yang baru datang, sebab seorang lagi tentu ibu setengah tuli pembantu rumah tangga keluarga Haji Amin ini.
Beberapa menit berlalu, suara pintu dibuka, aku bayangkan begitu, dan suara-suara agak gaduh, mungkin acara televisi di jam dua malam ini. Dalam waktu agak lama hanya itu yang terdengar. Kami kembali berpandangan. Baca entri selengkapnya »


15 Fenomena Menarik Seputar Pilkada Jawa Tengah

Juni 12, 2008

Tinggal 10 hari lagi untuk nyoblos gubernur Jawa Tengah. Tahukah Anda, bahwa banyak hal menarik seputar sepuluh calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah 2008 ini? Berikut diantaranya:

    1. Ada dua jenderal yang bersaing, yaitu Letjen (pur) Bibit Waluyo dan Mayjen (pur) Agus Suyitno. Bibit alumnus AKABRI Darat tahun 1972, pernah menjadi Danrem Garuda Hitam Lampung (1996), Kasdam Diponegoro (1997), Pangdam Diponegoro (1999), Komandan Seskoad dan Pangdam Jaya (2001). Agus Suyitno menjadi Pangdam Diponegoro 2006-2008. Tentu saja TNI akan mencoba bersikap netral.

    2. Sukawi Sutarip adalah calon yang didukung partai politik berbeda dalam tiga kali pencalonannya. Tahun 2000 ia didukung PDI Perjuangan saat mencalonkan walikota Semarang. Tahun 2005 mendapat dukungan PAN dan PKB, juga saat mencalonkan walikota Semarang. Sekarang ia didukung PKS dan Partai Demokrat.

    3. Rustriningsih adalah satu-satunya perempuan.
    4. Baca entri selengkapnya »