Beranda » Opini » 10 Alasan untuk Golput

10 Alasan untuk Golput

golput pilkada jatengMulai Kamis dini hari nanti (19 Juni) jam 00.00, Jawa Tengah mulai memasuki masa tenang selama tiga hari sampai Sabtu, sebelum hari H pada Minggu 22 Juni. Namun menjelang pemilihan gubernur yang akan memimpin sebuah propinsi berpenduduk 30,8 juta jiwa di wilayah seluas 32,5 ribu km persegi yang terbagi dalam 29 kabupaten dan 6 kota, 545 kecamatan dan 8.490 desa/kelurahan, bayang-bayang tingginya golput alias golongan putih atau orang yang tidak menggunakan hak pilihnya mengemuka.

Mengapa ada orang yang tidak menggunakan hak pilihnya? Ada banyak alasan, sepuluh diantaranya adalah sebagai berikut:

    1. Alasan Teknis. Misalnya ia tidak terdaftar sebagai pemilih atau terdaftar tapi tidak punya kartu suara. Ini mutlak kesalahan panitia. Termasuk orang meninggal yang masih terdaftar atau bayi yang sudah terdaftar atau orang yang terdaftar dua kali.
    2. Alasan pragmatis. Ia ingin mencoblos sebenarnya, tapi tidak mau atau sulit karena sedang berada diluar kota sehingga tidak bisa mendatangi TPS, atau kerja sepanjang hari meski hari libur, atau sedang sakit.
    3. Alasan pribadi. Ia tidak punya calon yang betul-betul sesuai dengan keinginan hatinya. Ia tidak punya calon yang bersih sikap dan karir politiknya, bersih perilakunya, bersih asal dan penggunaan hartanya serta bersih keluarganya. Ia anggap semua calon bermasalah dan yakin semua-muanya hanya akan memanipulasi janji-janji demi keuntungan pribadi dan golongannya.
    4. Alasan tidak adanya “calon musuh”. Bila ia mempunyai “calon yang harus disingkirkan”, ia akan memilih calon lainnya semata-mata agar calon yang dibencinya tidak menang. Bila ia tidak mempunyai calon yang dibenci, ia akan golput. Dalam pilkada Jawa Tengah, fenomena “calon hitam” ini masih ada, misalnya “asal bukan bambang” atau “asal bukan bibit”.
    5. Alasan politis. Ia tidak yakin pemilihan langsung gubernur akan berdampak pada perbaikan mutu pemimpin dan kualitas layanan pemerintah terhadap warganya. Baginya, pemilihan langsung gubernur hanya membuang-buang energi, biaya, dan waktu, sedangkan dampaknya terhadap masyarakat dan kehidupan demokratis umumnya adalah nol besar. Ia lebih suka gubernur dipilih langsung oleh presiden seperti sebelumnya. Pendapat ini bahkan diamini oleh salah seorang calon wakil gubernur.
    6. Alasan patron politis. Ia anggota atau simpatisan partai politik yang tidak mempunyai calon atau partainya menyatakan bahwa anggotanya bebas memilih. Termasuk dalam hal ini adalah para tokoh agama atau tokoh masyarakat yang golput. Meski tidak menyerukan golput secara terang-terangan, masyarakat yang meneladaninya lebih suka untuk mengikuti jejaknya.
    7. Alasan ideologis. Ia yakin bahwa demokrasi adalah sistem politik yang berasal dari Barat dan tidak sesuai dengan keyakinan atau agama yang dianutnya, sehingga ia menentang bentuk turunan dari demokrasi tersebut, termasuk pemilihan pemimpin. Jadi bukan calonnya atau teknisnya yang ditentang, melainkan sistem demokrasinya yang ia anggap tidak sesuai dengan ideologinya. Pendapat ini lebih sering disuarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia.
    8. Alasan sakit hati. Ia korban buruknya pelayanan pemerintah sebelumnya dan tidak yakin pemilihan langsung akan memperbaiki kualitas pemerintahan. Misalnya korban banjir rob, korban gempa bumi, tanah longsor dan sebagainya yang sudah muak dengan janji-janji para petinggi negeri.
    9. Alasan gagalnya tim sukses bekerja. Tim sukses hanya bekerja asal-asalan, bervisi cupet untuk meraih tujuan pendek, menggunakan kampanye yang asal-asalan, tradisional, konvensional, tidak mendidik bahkan kampungan. Ini juga didukung minimnya dana kampanye, keterbatasan sumber daya manusia dan limit waktu. Namun harus diingat, membentuk pemimpin tidak semudah membeli ratusan slot iklan atau ribuan rim stiker. Membentuk pemimpin lebih luas dan lebih mahal dan lebih lama daripada itu semua.
    10. Tidak ada alasan. Ini alasan yang tidak rasional, semau gue alias nyentrik bin ngawur.

Lalu berapa persen kira-kira golput di pilkada Jawa Tengah nanti?
Pada pilkada kota/kabupaten sebelumnya, golput di Jawa Tengah cenderung tinggi. A Zaini Bisri, Wakil Ketua Masyarakat dan Wartawan Pemantau Pemilu (Mapilu-PWI) Jateng, mempunyai catatannya. Dari 28 pilkada kabupaten/kota di Jateng yang telah berlangsung, ternyata muncul angka golput yang ekstrem. Angka golput rata-rata berkisar pada angka 30%, bahkan di Kabupaten Pati mencapai separuh dari seluruh pemilih tetap.

Sementara pada pemilu legislatif 2004, dari 22.791.184 pemilih terdaftar, 17% (3.864.201 pemilih) memilih Golput. Sementara saat Pilpres I, angka Golput naik menjadi 19,99% (4.660.492 dari total jumlah pemilih 23.319.322). Sedangkan pada Pilpres II, jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilih berjumlah 5.383.128 atau 23,04% dari jumlah pemilih keseluruhan sebanyak 23.363.812 orang.

Di berbagai daerah yang sudah melangsungkan pilkada gubernur, angka golput juga cukup tinggi. Jawa Barat misalnya, dari 28 juta pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya mencapai 10 juta atau sekitar 35,7%, baru disusul Ahmad Heryawan (26%), Agum Gumelar (22,2%) dan Dhani (16%). Golput pada pilkada Sumatera Utara lebih dahsyat lagi, yaitu mencapai 41% dari total pemilih 8.482.505 suara. Pilkada Banten yang memenangkan Atut Chomsiyah tidak diikuti oleh 2,4 juta orang (39,28%) dari jumlah pemilih tetap yang memilih golput. Dan golput pada pilgub DKI Jakarta mencapai 34,6%.

Berdasar fenomena diatas, angka golput pada pilkada Jawa Tengah kali ini menurut saya cukup besar, di kisaran angka 35%. Saya termasuk yang golput, karena di hari itu saya mesti “jaga warung” dari jam 08.00 pagi hingga 14 jam berikutnya.

Gambar dari sini.


5 Komentar

  1. arda86 mengatakan:

    ngga usah bingung2….pilih aji Indonesian Idol aja….. :mrgreen:

  2. gingsulmanis mengatakan:

    alasan malas belum masuk tuw.. hehe..

  3. rudylatuperissa mengatakan:

    Kalo alasan lupa ada cobblosan, masuk dimana ya?
    Lha ga menarik kok!!!

  4. ipoenk mengatakan:

    Dan menurut survey … pemilu 2009 bakal banyak golputnya …..

  5. redaksi mengatakan:

    PESAN DARI SURGA BUAT PARA KORUPTOR

    Engkau menuliskan senandung nyanyianmu di atas wajah suci kaummu; lalu engkau membiusku dan perlahan-lahan merampas hartaku… seperti itulah yang dilakukan para koruptor…

    Demikianlah, negara ku kini menduduki peringakat 3 negara terkorup se-Asia Tenggara, dan aku lemas, lunglai tak berdaya di tengah melimpahnya kekayaan kita. Kalbuku mengerang kesakitan, ku meraung kepedihan menahan luka gores sayatan yang menggores batin ini oleh perselingkuhan orang kepercayaan.

    Dulu dalam fahamku, kau ku pilih karena kau orang yang tepat di posisimu, kau pengelola managemen dasyat dari segala kehebatan negeriku. Maka itu ku serahkan tanpa syarat semua kepadamu. Dengan maksud kita bersama-sama menyeberangi tepian bahagia menjadi bangsa bermartabat.

    Tapi kini, rencana janjimu adalah angin lalu, semua ucapan manis mu kau buang di ngarai hampa. Ketahuilah semua kepalsuan yang kau ucapkan, aku tak percaya lagi!! Aku tidak ingin bersama mu di pemilu 2009 mendatang.

    Semalam dua sebelum anggota KPK datang menjemput, aku mempersiapkan sepatah dua patah untuk kusampaikan kepadamu, namun engakau persiapan hanyalah persiapan, aku tak bisa melepas siratan hati karena penjagaan ketat garda polisi.

    Sekarang di antara persidangan hati sekalian, aku katakan kepadamu ” aku akan boikot pemilu tgl 5 april 2009, kami akan golput!!!” agar kau merasakan seperti apa luka yang kau berikan.

    sumber : http://www.asyiknyaduniakita.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pelongok

  • 176,792 Kepala

Ziddu

Juni 2008
M S S R K J S
    Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: