Terjawab sudah siapa gubernur Jawa Tengah yang baru. Hajatan demokrasi yang memakan biaya puluhan miliar ini telah memunculkan pemimpin baru pilihan rakyat Jawa Tengah. Siapakah dia? Tidak lain dan tidak bukan adalah KOTAK KOSONG alias GOLPUT!
Lho, bukannya Bibit Waluyo?
Memang. Berdasarkan hitung cepat alias quick count Lingkaran Survei Indonesia, Bibit-Rustri meraih 44,42% suara, disusul Bambang-Adnan (22,46%), Sukawi Sutarip-Sudharto (15,8%), HM Tamzil-Rozaq Rais (11,2%) dan Agus-Kholiq (6,11%).
Namun, masih menurut LSI, jumlah golput kali ini adalah sebesar 45,25%. Jadi angka Golput masih lebih banyak dibandingkan suara Bibit, selisih 0,83%. Ini juga jumlah tertinggi golput dibandingkan di provinsi lain yang mencapai sekitar 30-35% persen.
Quick count LSI ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 400 TPS yang tersebar secara proporsional. Tingkat kesalahan lebih kurang 1%. Jadi Bibit masih berharap tidak dikalahkan golput, karena angkanya bisa naik mencapai 45,42% dan golputnya bisa turun menjadi 44,25%.
Untungnya, jarak Bibit dengan Bambang cukup signifikan (22%), sehingga tidak perlu dilakukan putaran kedua. Kalau sampai terjadi, capee deeh.

Juni 24, 2008 pukul 5:17 pm |
salam kenal..
kerusuhan2 Pilkada, kurang baiknya kualitas tokoh yang diusung, politik uang, dll membuat masyarakat banyak memilih golput.
semoga untuk Bandung ga banyak yang golput.
banyaknya milih Pak Taufik dan Abu Syauqie
amin
Juni 24, 2008 pukul 8:29 pm |
yes…
berarti pilihanku menang…
hidup GOLPUT…!!!
Juni 25, 2008 pukul 12:10 pm |
hehe…emang gue pikirin?..dari pada bikin dosa dgn memilih orang yg akan korupsi,mending golput aja,,ya kan???? toh waktu 5 thn tdk akan merubah keadaan di jateng,skalipun gubernurnya seorang professor…paling2 5thn hanya cukup utk ngembalikan modal kampanye dan cari setoran ke parpol pengusung..akhirnya rakyat terbengkelai jg..
salam..
Juli 11, 2008 pukul 9:36 am |
Udah habisin uang rakyat banyak, ternyata untuk milih pemimpin yang salah. Ga milih, tetap saja ada yang terpilih.Ikut Milih takut buat dosa. Hidup dah susah, dibuat pusing lagi ama negara. Bubar aja!!!!