Majalah bisnis Forbes tanggal 26 Juni lalu meranking 121 negara yang paling baik untuk usaha. Kriterianya adalah perlindungan terhadap penanam modal, penekanan inflasi, dukungan untuk perdagangan bebas, penanganan korupsi dan tingkat kebebasan individu. Negara terbaik ternyata Denmark dan terburuk adalah Chad. Indonesia berada di posisi 81.
Sepuluh besarnya adalah sebagai berikut: (1) Denmark, (2) Irlandia, (3) Finlandia, (4) Amerika, (5) Inggris, (6) Swedia, (7) Kanada, (8) Singapura, (9) Hongkong dan (10) Estonia. Ranking untuk Asia Tenggara adalah Singapura (8), Malaysia (38), Thailand (53), Indonesia (81), Philipina (91), Kamboja (109), dan Vietnam (113).
Indonesia menurut survei ini mempunyai tingkat inflasi 6,1%, pendapatan per kapita 3.400 dolar (bener nih?), keseimbangan perdagangan 10,2 miliar dolar, penduduk 237,5 juta dan pengangguran 9,7 persen.
Pendapatan per kapita tertinggi adalah Luxemburg (80.800 dolar, ranking 22), disusul Norwegia (55.600 dolar, ranking 15), Kuwait (55.300, ranking 58), dan Uni Emirat Arab (55.200 dolar, ranking 74). Sedangkan pendapatan termiskin dibawah 1000 dolar adalah Zimbabwe (500 dolar, ranking 120), Ethiopia (700, ranking 114), Burundi (800, ranking 117), Gambia (800, ranking 111) dan Mozambiq (900, ranking 94).
Selengkapnya baca aja disini.

Juli 1, 2008 pukul 10:43 am |
Kalo seandainya pindah ke Denmark, kira-kira mau buka bisnis apaan ya?
O iya, salam kenal…
makasih udah nengokin blog kami…