Kalo Cuma 500 Perak, Mending Premium Ga Usah Turun!

November 7, 2008

Mungkin baru kali ini pemerintah kita berani menurunkan harga bahan bakar minyak (CMIIW). Baru Mei lalu (?) premium naek dari 4000 menjadi 6000, sekarang gara-gara harga minyak dunia sekitar 63 dolar per barel, premium diturunkan dari 6000 menjadi 5500 rupiah, alias turun 500 perak per liter. Harga baru berlaku per 1 Desember 2008. Sri Mulyani bilang nanti harga akan terus dikoreksi per bulan.

Pertanyaannya: apakah penurunan 500 perak per liter cukup signifikan agar dirasakan masyarakat Indonesia?

Jawaban saya: TIDAK!
Alasannya (mode sok tahu plus ndeso: ON):

1. Premium adalah bahan bakar yang dipakai roda dua dan sebagian roda empat, dan sebagian besar untuk kendaraan pribadi. Sedangkan kendaraan umum dan berat lainnya sebagian besar menggunakan solar. Mesin-mesin industri dan kapal juga menggunakan solar. Solar tidak turun. Untuk bebek misalnya, dengan 6000 per liter bisa menempuh jarak taruhlah 40 km, jadi Rp 600 per 4 km. Kalo cuma ngurangi 500 berarti sekitar 3 km lebih. Tidak siginifikan untuk kendaraan roda dua!
Baca entri selengkapnya »