Beranda » Opini » Inilah Sepuluh Calon Pemimpin Jawa Tengah 2008

Inilah Sepuluh Calon Pemimpin Jawa Tengah 2008

Kampanye nyaris tak terdengar! Di desaku, cuma ada arak-arakan satu dua mobil lewat doang dari simpatisan seorang kandidat. Apakah karena gara-gara konvoi kendaraan dilarang? Ga dilarang juga bakalan sepi, abis BBM benar-benar mahal!
BTW, mungkin banyak yang belum tahu siapa calon gubernur Jawa Tengah. Banyak isu lain yang lebih menyita perhatian, seperti kenaikan BBM dan ongkos transportasi dan harga-harga sembako, SKB Ahmadiyah, Habib Rizieq dan tentu saja Euro 2008.
Namun, yah, 12 hari lagi orang-orang Jawa Tengah nyoblos! Siapa yang harus dicoblos? Inilah mereka. (tanpa urut, secara personal, bukan pasangan dan dari berbagai sumber).
bibit rustriningsih
Gambar dari Kompas
Bibit Waluyo
Mantan Pangdam Diponegoro dan Pangdam Jaya ini mengakhiri karir militernya sebagai Panglima Kostrad ke-27 dengan tiga bintang di pundak ketika pensiun tahun 2004. Calon dukungan PDIP ini mengusung slogan Bali Ndeso Mbangun Deso, bahasa rakyatnya FEDEP ( Forum for Economic Development and Employment Promotion). Baginya, desa adalah miniatur negara, kalau desanya sejahtera, aman, makmur, negaranya otomatis demikian. Visinya adalah “Terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan terselenggaranya pelayanan publik yang prima melalui tata pemerintahan yang baik.” Program tertuang dalam Penetapan Tujuan , Sasaran dan Strategi meliputi : fungsi Pelayanan umum, fungsi ketertiban dan ketentraman, fungsi ekonomi, fungsi lingkungan hidup, perumahan dan fasilitas umum, kesehatan, pariwisata dan Budaya, pendidikan dan fungsi perlindungan. Umurnya 58 tahun dan kekayaan Rp 2,59 miliar.
Wawancara dengan Kompas baca disini.

Rustriningsih

Dra Rustriningsih Msi nama lengkapnya, lahir di Kebumen, 3 Juli 1967. Istri dari H. Soni Achmad Saleh Ashari (menikah 13 Juni 2004) ini menjadi perempuan bupati pertama di Kebumen, sejak tahun 2000. Ia alumnus S1 FISIP Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dan S2 Magister Administrasi Negara Universitas Gadjah Mada (UGM). Sebelum menjadi bupati ia menjabat Ketua DPC PDIP Kebumen sekaligus anggota Fraksi PDIP MPR 1999-2000.
Tiga tahun pertama menjabat bupati, Rustri berhasil. menggenjot PAD dari Rp 6 miliar menjadi Rp 23 miliar. Ia juga membangun jembatan Karangbolong sebagai penghubung Kecamatan Puring dengan Kecamatan Ayah yang melintas di atas Sungai Suwuk, membangun jalan jalur selatan-selatan di Kabupaten Cilacap dari Patimuan-Sidareja-Jeruklegi sepanjang 58,95 kilometer, membangun jalur Adipala Cilacap – sampai Bodo Kebumen sepanjang 28,3 kilometer dengan konstruksi aspal hotmix, jalur Kalibodo, Kabupaten Kebumen, sampai Wawar, Kabupaten Purworejo, sepanjang 60 kilometer dengan konstruksi masih penetrasi dan jalur Wawar Purworejo sampai Congot Kulonprogo sepanjang 23,23,45 kilometer dengan konstruksinya juga masih penetrasi. Umurnya 41 tahun dan kekayaannya sebesar Rp 931,92 juta. Meski kedua tokoh ini tidak kaya-kaya amat, namun dana untuk kampanyenya justru paling besar, yaitu mencapai Rp 5,475 miliar.
Profil selengkapnya baca disini.
hm tamzil
Gambar dari Perspektif.net
HM Tamzil
Alumuns S-1 Teknik Aristektur Undip dan Magister Teknik Pembangunan Wilayah dan Kota Undip ini lahir di Ujung Pandang, 16 Agustus 1961. Mempunyai seorang anak dari istrinya Rina Budhy Ariani, SH. Pernah menjabat sebagai wakil bupati Semarang sebelum akhirnya menjadi bupati Kudus sejak 2003.
Di bawah kepemimpinannya, Kudus meraih juara 1 Kabupaten Pro Investasi Terbaik Tingkat Nasional (2004), Daerah Berinvestasi Terbaik tingkat Jawa Tengah (2007) dan Kabupaten Terbaik One Stop Service se-Indonesia (2007).
Ia didukung PAN dan PPP. Kekayaannya saat ini sebesar Rp 1,39 miliar. Dana kampanyenya terkecil, yaitu Rp 317 juta.
Visinya adalah “Mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera dengan bermodal kekayaan sosial dan kemandirian ekonomi melalui partisipasi seluruh rakyat dan pengembangan SDM yang mandiri, berbudaya dan berketuhanan”.
Misinya dengan mewujudkan penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan usaha kecil dan menengah, mencapai kemampuan finansial daerah yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan yang terjangkau bagi rakyat kecil; menjaga stabilitas politik yang kondusif, mewujudkan reformasi birokrasi bagi pemenuhan pelayanan umum secara pasti, cepat dan murah (PCM); mewujudkan prinsip equality of law (prinsip kesamaan derajat di depan hukum); mewujudkan pemenuhan kebutuhan pokok dan terciptanya ketahanan pangan; mewujudkan sistem ketenagakerjaan yang memihak kepentingan Rakyat untuk mengatasi pengangguran; mewujudkan pembangunan sumber daya manusia bagi pemuda, perempuan dan olahraga melalui peningkatan kualitas pendidikan dari Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi; dan mewujudkan kesehatan bagi masyarakat bagi lansia dan warga tidak mampu; dan mewujudkan peningkatan persaudaraan atau ukhuwah antar umat bergama sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
Kekayaannya sebesar Rp 1,39 miliar.
Biografi selengkapnya baca disini.

Abdul Rozaq Raiz

Drs. H. Abdul Rozaq Rais, MM lahir di Solo, 5 Mei 1946. Ia alumnus S1 Fakultas Tarbiyah IAIN Yogyakarta dan S2 Fakultas Ekonomi UMS. Sejak tahun 1964, jadi sudah 44 tahun, ia setia menekuni profesi sebagai pendidik alias guru. Pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah MA Muhammadiyah Solo (1992-2004) dan Dosen Akper Muhammadiyah Solo (1995-sekarang). Ia dan istrinya Nur Rochmath mempunyai lima orang anak. Di bidang politik ia menjabat Ketua PAN Jawa Tengah dan Wakil Ketia PW Muhammadiyah Jawa Tengah sejak 2005.
Umurnya 62 tahun dan kekayaannya sebesar Rp 2,29 miliar plus USD 5.600.
Biografi selengkapnya baca disini.
sukawi sudharto
Gambar dari Perspektif.net
Sukawi Sutarip
H Sukawi Sutarip, SH, SE lahir di Jakenan, Pati, Jawa Tengah, tanggal 15 Januari 1951. Suami dari Shinto Adhi Prasetyarini, ST ini mempunyai tiga anak. Ia menyelesaikan S1 di Fakultas Hukum Undip dan S1 FE Unissula Semarang. Sejak tahun 2000 dipercaya sebagai walikota Semarang. Selama menjabat ia pernah meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah sebagai Kepala Daerah Terbaik dalam Pembinaan Pelayanan Publik alias Satya Abdi Praja (2004). Ketua DPW Partai Demokrat Jawa Tengah ini juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Adi Centra Artha Kudus dan PT. BPT Karticentra Artha Mranggen serta Direktur Utama PT. Kartina Adi Wijaya.
Lelaki ini dikenal suka berganti kendaraan politik. Ia terpilih menjadi Wali Kota Semarang pada 2000 menunggang PDI Perjuangan. Lima tahun kemudian terpilih kembali dengan mobil dari PAN dan PKB. Kini ia maju didukung PKS dan Partai Demokrat.
Visinya adalah “Terwujudnya kepemerintahan yang baik (good governance) dan bebas dari KKN menuju masyrakat Jawa Tengah lebih Maju, sejahtera, religius dengan meningkatnya investasi, perdagangan dan jasa yang didukung oleh pertanian yang handal.”
Umurnya 57 tahun dan kekayaannya sebesar Rp 56,60 miliar (terkaya dari seluruh kandidat), meski mengaku tidak akan menggunakan kekayaannya untuk kampanye. Dana kampanyenya sebesar Rp 4,31 miliar, kedua terbanyak setelah Bibit.
Profil selengkapnya baca disini.
Wawancara dengan Kompas baca disini.

Sudharto

Sudharto adalah Ketua PGRI Jateng dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Jateng. Ia mengaku mendapat suara satu juta saat meraih kursi DPD tahun 2004 dan bila dikonversi menjadi delapan kursi DPRD Jawa Tengah. Ia juga optimis 99% dari 240.000 anggota PGRI akan memilihnya.
Berita selengkapnya baca disini.
Kekayaannya saat ini sebesar Rp 859,71 juta dan umurnya 46 tahun.
bambang adnan
Gambar dari Kompas
Bambang Sadono
Survei Lembaga Survei Indonesia dan Lingkaran Survei Indonesia pada Februari-Maret 2008 menempatkan Bambang sebagai peraih dukungan terbanyak sebesar 44,6% dan disusul Bibit 13,7%. Ia diprediksi bakal menang di Kota Tegal, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Blora, tapi bakal kalah di Kota Semarang, Kudus, Pati, Klaten, Kota Solo, dan Magelang.
Ia lahir di Blora tanggal 30 Januari 1957. Menyelesaikan S1 dari Fakultas Hukum Undip (1983) dan S2 Magister Fakultas Hukum UI (1991). Ia menjadi anggota DPR dari Golkar sejak tahun 1997. Tahun 2004 ia meraih suara legislatif sebanyak 44.412
Sebagai Ketua Golkar Jawa Tengah ia didukung 100% oleh kubunya dan tak menyisakan suara bagi rivalnya ketika menggelar konvensi di partainya. Wartawan ini mengusung visi “Masyarakat Jawa Tengah Sejahtera.” Program prioritas ada delapan, yaitu pertanian, pendidikan, kesehatan, koperasi dan UMKM, perindustrian, perdagangan, penanaman modal dan kelautan dan Perikanan.
Dana kampanyenya sebesar Rp 1,9 miliar dan kekayaan pribadinya sebesar Rp 3,72 miliar.
Muhammad Adnan
KH Drs Muhammad Adnan MA lahir di Semarang pada tanggal 16 September 1960. Ia memimpin NU Jawa Tengah sejak tahun 2000 menggantikan Drs H Achmad yang mengundurkan diri. Ia pernah nyantri di Pesantren Darun Nasiin, Lawang, Malang dan menyelesaikan S-2 di Hiroshima University, Jepang. Ia juga menjadi dosen FISIP Undip.
Tahun 2004 ia memimpin Muktamar ke-31 NU di Boyolali yang memilih kembali KH Sahal Mahfudh sebagai Rois Aam Syuriah PBNU dan KH Hasyim Muzadi sebagai Ketua Tanfidziyah PBNU periode 2004-2009. Ketika gempa bumi menggoncang Yogya 27 Mei 2006, ia bersama NU Jawa Tengah dan para relawan memprakarsai pelaksanaan proyek pembangunan 50 unit hunian untuk warga korban, di Dusun Birin, Desa Mlese, Kecamatan Gantiwarno, Klaten.
agus kholiq
Gambar dari Perspektif.net
Agus Soeyitno
Agus Soeyitno adalah jenderal berbintang dua yang pernah memimpin Kodam Diponegoro. Ia didukung PKB dan 18 partai kecil lainnya serta 74 elemen masyarakat, seperti Partai Damai Sejahtera, PNI Massa Marhaen, Angkatan Muda Partai Demokrat, Persatuan Istri Purnawirawan TNI /Polri, Generasi Muda Nahdlatul Ulama, Garda Bangsa Jateng serta Asosiasi Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia Jawa Tengah.
Visinya adalah “Jawa Tengah Bangkit, produktif, Pintar, sehat, Hijau, Aman, Kreatif dan Berkepribadian.” Program kerja disebut sembilan strategi Bhakti Pertiwi, meliputi Tata pemerintahan, Pendidikan, Kesehatan, Investasi, Revitalisasi infrastruktur, Pengangguran dan Kemiskinan, Konversi Lingkungan, Pariwisata, dan Budaya lokal.
Ia menghabiskan dana kampanye sebesar Rp 2,64 miliar, ketiga terbesar setelah Bibit dan Sukawi. Dan kekayaan pribadinya sebesar Rp 9,06 miliar
Abdul Kholiq Arif
Sebelum menjabat sebagai bupati, Abdul Kholiq Arif sebelumnya adalah wakil Bupati Wonosobo mendampingi Trimawan Nugrohadi pada tahun 2000, dengan didukung oleh PDIP dan PKB. Ia menangani perencanaan dan hubungan eksternal, khususnya dalam bidang pertanian, kehutanan, kesejahteraan rakyat dan pendidikan, sedangkan Trimawan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program yang dilaksanakan.
Lima tahun kemudian, keduanya maju sebagai calon bupati dan Kholiq Arif berhasil mengalahkan mantan atasannya. Ia didampingi H Muntohar yang sebelum pensiun menjabat sebagai Sekda Pemda Wonosobo. Kholiq dipilih oleh 51% dari 444.914 warga yang menggunakan hak pilihnya, sedangkan Trimawan meraih 32% dan calon lain Heru Iriyanto mendapat 16%.
Wonosobo berada di dataran tinggi, 270 sampai dengan 2250 meter di atas permukaan laut dan terkenal dengan Diengnya. Dari daerah ini dihasilkan tembakau kelas satu di dunia, kentang, sayur-mayur, jamur, teh, kopi dan kayu lapis. Namun memimpin daerah berpenduduk tidak sampai 770.000 tentu berbeda dengan memimpin warga Jawa Tengah yang mencapai 30 juta jiwa. Apalagi sebagian besar penduduk Wonosobo berpendidikan rendah – hampir separuh berpendidikan Sekolah Dasar dan lebih dari tujuh persen masih buta aksara!
Kholiq adalah calon termiskin dari seluruh kandidat. Pada 15 April 2008 ia memiliki aset senilai Rp 315 juta. Tapi kekayaannya itu sudah meningkat hampir tiga kali lipat lebih dibanding Juni 2005 yang hanya Rp114,5 juta.


3 Komentar

  1. zoel chaniago mengatakan:

    hmmm bapak saya ikut nyalon juga ternyata

  2. fauzansigma mengatakan:

    haha… ternyata… mereka jg sama saja..
    *beda2 dikit, rezim dan clannya*

  3. Fandi mengatakan:

    Smga yg trbaik.bg smuany.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pelongok

  • 217,543 Kepala

Ziddu

Juni 2008
M S S R K J S
    Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
%d blogger menyukai ini: