Beranda » curhat » Hari yang Aneh

Hari yang Aneh

Kemarin, Rabu 18 Desember 2008 adalah hari yang aneh. Paginya saya nganter Ibu ke Gemolong untuk terapi ke Pak Anto. Ibu terkena stroke sudah sekitar 17 bulan. Ini adalah terapi ke 12 atau 13. Aku bersama si bungsu dan mbak Atun. Puput (adik ketiga) pergi ke Nogosari menghadiri pertemuan pensiun ibu. Harman suaminya dan Nana ke Boyolali, ngambil ibunya Harman yang sudah boleh pulang. Mbah Paikem, sudah sekitar 23 hari mondok di RSUD. Mereka pulang jam 7 malam.

Eh, jam 4 sore ada pengumuman bahwa anaknya Kuncoro, baru lahir, meninggal dunia di Boyolali. Lalu malamnya, jam satu, Mbah Paikem meninggal dunia.

Aneh? Tidak. Umur memang di tangan Tuhan. Semoga mereka mendapat ampunan.


2 Komentar

  1. r0ch4 mengatakan:

    iya tuh, kok bisa ya?

  2. sunarnosahlan mengatakan:

    manusia hanya berkewajiban berusaha, takdir tetap urusan yang maha kuasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pelongok

  • 217,543 Kepala

Ziddu

Desember 2008
M S S R K J S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
%d blogger menyukai ini: