Beranda » catatan kecil » Bukan Giliran Saya

Bukan Giliran Saya

Di pagi yang cerah, seorang ibu guru muda dengan penuh semangat menghadapi murid-murid sekelasnya. Suaranya lantang memenuhi seisi ruangan. Ia bertanya: “Siapa yang sudah sarapan pagi ini?”

Sebagian besar anak menjawab, “Sayaaa….”

Dan sebagian kecil menjawab, “Saya beluuummm…”

Ibu guru bertanya kepada anak-anak yang belum sarapan, “Mengapa kalian tidak sarapan?”

“Saya bangun terlambat, Bu, jadi takut telat ke sekolah, tapi Ibu sudah memberi uang jajan berlebih hari ini,” kata sebagian anak.

“Saya enggak berselera, Bu, Mama masakannya gak enak, jadi saya langsung berangkat saja, mending jajan di luar, ” kata anak yang lain.

“Saya sudah kenyang, Bu,” kata yang lain pula.

Sebagian besar jawaban anak adalah variasi ketiga pilihan diatas. Tapi ada seorang anak yang berdiam diri. Ibu guru menghampiri dan bertanya, “Mengapa kamu tidak sarapan, Nak?”

Si Anak menjawab, “Karena hari ini bukan giliran saya, Bu.”

Ibu Guru heran, “Apa maksudmu hari ini bukan giliran saya?”

Si Anak menjawab, “Ayah saya mempunyai lima orang anak, tetapi tidak cukup uang untuk membeli makanan bagi semuanya. Jadi agar semua orang bisa sarapan, kami harus bergiliran. Dan hari ini bukan giliran saya.”

* dikutip dari buku yang saya lupa judulnya *


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pelongok

  • 217,688 Kepala

Ziddu

Januari 2009
M S S R K J S
« Des   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d blogger menyukai ini: