Beranda » catatan kecil » Semalam Bersama Hujan

Semalam Bersama Hujan

semalam angin mengawali hujan
bersekutu dengan petir memadukan gelap terang
menciptakan musik alam dengan irama cresendo
membuat naluri anak mencari ayah bundo

semalam pe-el-en ikut-ikutan padam
genteng-genteng juga beterbangan
pohon-pohon tumbang malang melintang
bagaimana bisa tidur kalo hati deg-degan

paginya tanah basah masih membekas
hamburan genteng harus dibenerin lekas-lekas
kabel lepas dan bohlam lampu harus tuntas
tak ada jalan pintas, semua harus pas

menjelang siang matahari membakar embun
mengusir lumut hingga ke liang kebun
menegur yang tertegun, menuntun yang rabun
buang hati murung, campakkan pikiran bingung

hari ini seindah rumput yang kembali tegak seusai badai semalam
seelok kutilang yang bernyanyi meski sarangnya terburai semalam
karena kita tidak bisa mengubah masa silam
maka jangan biarkan ia mengontrol masa depan


1 Komentar

  1. sunarnosahlan mengatakan:

    hujannya ramai banget

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pelongok

  • 217,543 Kepala

Ziddu

Maret 2009
M S S R K J S
« Feb   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
%d blogger menyukai ini: