Beranda » catatan kecil » Ongko, Omni, Prita dan OC Kaligis

Ongko, Omni, Prita dan OC Kaligis

Heran saja. Tahun 2003, Kaharuddin Ongko, wakil komisaris utama PT Bank Utama Nasional yang didakwa korupsi BLBI yang mengakibatkan kerugian negara sebesar 6,7 triliun rupiah, divonis bebas oleh pengadilan negeri Jakarta Pusat. Padahal, dirutnya, Leonard Tanubrata, justru divonis sepuluh tahun penjara.

Ongko yang bergerak di bidang usaha keuangan, properti, dan jasa, juga mendirikan Ongko Medical Centre yang membawahi Rumah Sakit Omni (namanya sih internasional tapi tidak bersertifikasi internasional). Lini usaha kesehatan ini ditangani oleh anaknya, Irjanto Ongko. RS Omni ini, seperti kita tahu, sedang menggugat perdata dan pidana kepada mantan pasiennya Prita Mulyasari. Dan sekarang sedang digugat balik oleh Juilana, yang salah seorang anak kembarnya buta gara-gara dokter RS Omni diduga melakukan malpraktek. PRita dan JUliana ditangani oleh kuasa hukumnya, OC Kaligis. Jadi, bisa dikatakan OC Kaligis sekarang melawan RS Omni.

Lalu? Sekadar info, ketika Ongko divonis bebas murni tahun 2003 itu, kuasa hukumnya adalah OC Kaligis juga. Dan kuasa hukum Tanubrata adalah Juniver Girsang yang sekarang jadi kuasa hukumnya Antasari. Jadi…


1 Komentar

  1. dobelden mengatakan:

    hwakakakakkka

    saya kan membela bagi yg membayar😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pelongok

  • 217,688 Kepala

Ziddu

Juni 2009
M S S R K J S
« Mei   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
%d blogger menyukai ini: